Manchester- Everton memberikan pil pahit kepada Manchester United di hadapan pendukungnya sendiri.The Toffeesmenang 1-0 atas juara bertahan Premier League itu.
Yang tidak kalah menyakitkan, ini juga merupakan laga pertama di mana David Moyes menghadapi mantan tim asuhannya. Dan Moyes pun harus menerima kekalahan.
Everton yang tampil dengan mayoritas pemain utama menguasai jalannya permainan di 10 menit pertama. Pertandingan baru berjalan lima menit, Romelu Lukaku sudah mendapatkan peluang. Namun, tendangan pemain asal Belgia itu dari luar kotak penalti masih menyamping.
Peluang tim tamu berikutnya diciptakan oleh Kevin Mirallas di menit kesembilan. Namun, tendangannya dari luar kotak penalti masih bisa ditepis oleh David De Gea.
Selepas 10 menit, United mulai mampu menemukan ritme. Marouane Fellaini yang dipasang sebagai gelandang tengah beberapa kali melakukan intersep dari pemain-pemain Everton.
Wayne Rooney sempat mendapatkan peluang lewat tendangan kaki kanannya dari luar kotak penalti. Bola sempat membentur kaki Sylvain Distin sebelum akhirnya mengenai tiang gawang dan ditangkap oleh kiper Tim Howard.
Tak lama setelahnya, pada menit ke-22, giliran Shinji Kagawa yang mendapatkan peluang bagus.
Kagawa melepaskan tendangan dari jarak dekat, namun masih bisa diblok oleh Howard.
Selanjutnya, giliran Ryan Giggs yang mendapatkan peluang.
Gelandang berusia 40 tahun itu menyambut sebuah umpan silang dari sisi kanan dengan sundulan.
Namun, sundulannya masih melenceng tipis.
Everton beberapa kali membalas lewat serangan balik dan menemukan banyak celah di pertahanan United. Tetapi, seringkali juga serangan mereka gagal diselesaikan dengan baik.
Lukaku sempat mendapatkan satu peluang lagi di babak pertama.
Tetapi, tendangannya dari sisi kiri pertahanan United masih bisa diblok De Gea dengan kaki.
Everton akhirnya unggul pada menit ke-85 lewat sebuah serangan yang dibangun di sisi kiri pertahanan United. Lukaku melepaskan umpan ke arah tiang jauh dan disambar oleh Bryan Oviedo yang tidak terkawal oleh para pemain tuan rumah. 1-0 untukThe Toffees.
Gol tersebut pun jadi satu-satunya gol dalam pertandingan ini.
Kekalahan ini membuat United turun ke posisi kesembilan dengan koleksi nilai 22.
Sementara Everton tetap berada di urutan kelima klasemen dengan nilai 27.
Susunan Pemain
Manchester United: De Gea, Rafael (Januzaj 58), Smalling, Vidic, Evra, Fellaini, Giggs, Valencia, Welbeck (Chicharito 80), Kagawa (Nani 58), Rooney
Everton: Howard, Oviedo, Distin, Jagielka, Coleman, McCarthy, Barry, Mirallas (Naismith 89), Barkley (Deulofeu 68), Pienaar (Osman 80), Lukaku
Rabu, 04 Desember 2013
CATATAN: Ditekuk Athletic Bilbao, Segudang Masalah Barcelona Terungkap
Pasti lolos ke putaran kedua Liga Champions dengan status juara grup, ditambah jadi penguasa La Liga Spanyol dengan 40 poin dari kemungkinan 45, siapapun tidak akan berani menilai Barcelona sedang dilanda krisis.
Tetapi dua kekalahan beruntun dalam tempo lima hari sedikitnya telah mencoreng performa istimewa Barcelona musim ini. Dari bawah, retak-retak itu mulai naik ke permukaan dan sudah sepantasnya Gerardo Martino menambal dengan mendatangkan pemain baru di bulan Januari.
Daftar panjang cedera pemain jadi alasan kekalahan 2-1 dari Ajax Amsterdam di Liga Champions. Di akhir pertandingan cemas bukan pilihan kata bagi Azulgrana menyikapi kegagalan mengejutkan tersebut.
Meski demikian, pada saat itu Martino marah besar timnya tampil buruk di ibu kota Belanda dan menegaskan mereka harus memperlihatkan respon positif melawan Athletic Bilbao. Bos Argentina memastikan setiap pemainnya mengerti betul semua ucapan yang dikeluarkan soal performa di bawah standar dan mengutarakan keyakinan Azulgrana bakal bangkit di San Memes yang bakal dijadikan bukti episode di Amstedam hanyalah sebuah 'kecelakaan'.
Apa yang terjadi kemudian? Kilat ternyata menyambar dua kali di tempat sama! Gol Barca di pertengahan pekan tercipta melalui titik putih dan di akhir pekan lalu raksasa Catalan gagal mencetak gol bahkan jarang mengancam. Neymar yang di awal musim begitu menjanjikan diharapkan terus berkembang sekaligus sanggup menutup lubang absennya Lionel Messi namun ternyata aksinya menurun seperti halnya rekannya yang lain. Barca kesulitan melawan tim yang mengandalkan kekuatan fisik.
Bintang Brasil ini dijatuhkan di luar kotak penalti oleh Ander Iturraspe dan Barca meminta wasit mengeluarkan gelandang Athletic. Tetapi juru adil hanya mengeluarkan kartu kuning yang membuat jajaran Catalan marah. "Wasit tidak melakukan pekerjaan dengan benar - seharusnya kartu merah," klaim Sergio Busquets. Neymar hampir mencetak gol di babak pertama namun digagalkan Gorka Iraizoz, dan hingga akhir pertandingan mantan pemain Santos ini gagal menghadirkan kontribusi besar yang dibutuhkan tim.
Tetapi dua kekalahan beruntun dalam tempo lima hari sedikitnya telah mencoreng performa istimewa Barcelona musim ini. Dari bawah, retak-retak itu mulai naik ke permukaan dan sudah sepantasnya Gerardo Martino menambal dengan mendatangkan pemain baru di bulan Januari.
Daftar panjang cedera pemain jadi alasan kekalahan 2-1 dari Ajax Amsterdam di Liga Champions. Di akhir pertandingan cemas bukan pilihan kata bagi Azulgrana menyikapi kegagalan mengejutkan tersebut.
Meski demikian, pada saat itu Martino marah besar timnya tampil buruk di ibu kota Belanda dan menegaskan mereka harus memperlihatkan respon positif melawan Athletic Bilbao. Bos Argentina memastikan setiap pemainnya mengerti betul semua ucapan yang dikeluarkan soal performa di bawah standar dan mengutarakan keyakinan Azulgrana bakal bangkit di San Memes yang bakal dijadikan bukti episode di Amstedam hanyalah sebuah 'kecelakaan'.
Apa yang terjadi kemudian? Kilat ternyata menyambar dua kali di tempat sama! Gol Barca di pertengahan pekan tercipta melalui titik putih dan di akhir pekan lalu raksasa Catalan gagal mencetak gol bahkan jarang mengancam. Neymar yang di awal musim begitu menjanjikan diharapkan terus berkembang sekaligus sanggup menutup lubang absennya Lionel Messi namun ternyata aksinya menurun seperti halnya rekannya yang lain. Barca kesulitan melawan tim yang mengandalkan kekuatan fisik.
Bintang Brasil ini dijatuhkan di luar kotak penalti oleh Ander Iturraspe dan Barca meminta wasit mengeluarkan gelandang Athletic. Tetapi juru adil hanya mengeluarkan kartu kuning yang membuat jajaran Catalan marah. "Wasit tidak melakukan pekerjaan dengan benar - seharusnya kartu merah," klaim Sergio Busquets. Neymar hampir mencetak gol di babak pertama namun digagalkan Gorka Iraizoz, dan hingga akhir pertandingan mantan pemain Santos ini gagal menghadirkan kontribusi besar yang dibutuhkan tim.
Cristiano Ronaldo Ancam Boikot Ballon D'Or
Cristiano Ronaldo mengancam memboikot Ballon d’Or setelah menuduh Presiden Uefa Michel Platini berusaha memprovokasinya.
Sebelumnya, petinggi sepakbola Eropa itu bergurau keputusan Fifa memperpanjang batas waktu pemungutan suara demi sang penyerang Real Madrid, namun sejumlah media Spanyol mengklaim apa yang dikatakan orang Prancis itu serius.
Ronaldo menolak merespons ucapan Platini dan mengancam tidak datang ke acara penghargaan yang dijadwalkan digelar pada 13 Januari tahun depan di Zurich.
“Saya pikir Platini mencoba memprovokasi saya. Saya tidak akan merespons,” kata pemain 29 tahun dalam perjalanan ke Madeira jelang pembukaan museum pribadinya.
“Di hari penghargaan Ballon d’Or saya mungkin berada di Spanyol atau Zurich atau mungkin di Madeira.”
Pemain berkebangsaan Portugal absen di dua laga terakhir karena mengalami cedera paha, setelah tampil sebagai starter di 18 laga pembuka Los Blancos musim ini. Saat ini, Ronaldo dijagokan bursa taruhan untuk memenangkan Ballon d’Or, di atas Franck Ribery dan Lionel Messi.
Sebelumnya, petinggi sepakbola Eropa itu bergurau keputusan Fifa memperpanjang batas waktu pemungutan suara demi sang penyerang Real Madrid, namun sejumlah media Spanyol mengklaim apa yang dikatakan orang Prancis itu serius.
Ronaldo menolak merespons ucapan Platini dan mengancam tidak datang ke acara penghargaan yang dijadwalkan digelar pada 13 Januari tahun depan di Zurich.
“Saya pikir Platini mencoba memprovokasi saya. Saya tidak akan merespons,” kata pemain 29 tahun dalam perjalanan ke Madeira jelang pembukaan museum pribadinya.
“Di hari penghargaan Ballon d’Or saya mungkin berada di Spanyol atau Zurich atau mungkin di Madeira.”
Pemain berkebangsaan Portugal absen di dua laga terakhir karena mengalami cedera paha, setelah tampil sebagai starter di 18 laga pembuka Los Blancos musim ini. Saat ini, Ronaldo dijagokan bursa taruhan untuk memenangkan Ballon d’Or, di atas Franck Ribery dan Lionel Messi.
Jose Mourinho Minta Chelsea Tiru Mental Zlatan Ibrahimovic
Manajer Chelsea Jose Mourinho menantang skuatnya untuk mengatasi tekanan bersaing di Liga Primer Inggris seperti Didier Drogba dan Zlatan Ibrahimovic.
Pelatih asal Portugal membawa The Blues menyabet dua gelar Liga Primer pada periode pertamanya di klub dengan Drogba tampil sebagai penyerang utama, sementara gol-gol Ibra membantu Mourinho menyabet titel Serie A di musim pertama di Internazionale.
Dan, mantan pelatih Real Madrid ingin melihat skuat Chelsea membangun mental juara, dengan menegaskan pemain harus mampu mengatasi tekanan bersaing di posisi puncak.
“Saya senang menaruh tekanan terhadap mereka, tapi Anda harus mengalisa pemain yang bekerja sama dengan Anda. Saya memberi Didier sebagai contoh. Ketika saya menempatkan tekanan terhadapnya, insting itu selalu keluar,” terang The Happy One.
“Ibrahimovic di Inter, sama. Ketika saya menaruh tekanan untuknya, saya tahu jawaban datang. Ini tergantung profil pemain. Beberapa bereaksi dalam cara yang baik, sebagian tidak.”
“Saya memiliki pemain yang bilang kepada saya untuk tidak mengkritik mereka di depan pemain lain karena ‘itu tidak bagus untuk kepercayaan diri saya’. Saya memiliki semuanya.”
Pelatih asal Portugal membawa The Blues menyabet dua gelar Liga Primer pada periode pertamanya di klub dengan Drogba tampil sebagai penyerang utama, sementara gol-gol Ibra membantu Mourinho menyabet titel Serie A di musim pertama di Internazionale.
Dan, mantan pelatih Real Madrid ingin melihat skuat Chelsea membangun mental juara, dengan menegaskan pemain harus mampu mengatasi tekanan bersaing di posisi puncak.
“Saya senang menaruh tekanan terhadap mereka, tapi Anda harus mengalisa pemain yang bekerja sama dengan Anda. Saya memberi Didier sebagai contoh. Ketika saya menempatkan tekanan terhadapnya, insting itu selalu keluar,” terang The Happy One.
“Ibrahimovic di Inter, sama. Ketika saya menaruh tekanan untuknya, saya tahu jawaban datang. Ini tergantung profil pemain. Beberapa bereaksi dalam cara yang baik, sebagian tidak.”
“Saya memiliki pemain yang bilang kepada saya untuk tidak mengkritik mereka di depan pemain lain karena ‘itu tidak bagus untuk kepercayaan diri saya’. Saya memiliki semuanya.”
Selasa, 03 Desember 2013
Fabio Capello: Kaka Wujudkan Semangat AC Milan
Fabio Capello melempar pujian kepada bintang AC Milan Kaka dan yakin mantan Real Madrid adalah orang yang akan memimpin klub melewati masa sulit.
Kaka mencetak gol ke-99 untuk klub dan ini menjadi yang ketiga di musim ini saat Milan menaklukkan Catania 3-1 akhir pekan lalu.
Tripoin di Catania mengakhiri seri buruk I Rossoneri dan pelatih tim nasional Rusia, yang mengontrol Setan Merah saat mereka mengukir 58 laga tanpa kekalahan pada periode 1991-1993, mengatakan Kaka mewujudkan semangat Milan.
“I Rossoneri tampil buruk, tapi hasrat yang kita lihat kemarin adalah yang tepat, dengan pemain bintang seperti Kaka, yang menjadi panutan dan membawa semangat Milan lama,” kata Capello.
“Pemain Brasil ini membawa tim dalam pundaknya, memberikan kehidupan di ruang ganti dan mental kemenangan Milan.”
Kaka mencetak gol ke-99 untuk klub dan ini menjadi yang ketiga di musim ini saat Milan menaklukkan Catania 3-1 akhir pekan lalu.
Tripoin di Catania mengakhiri seri buruk I Rossoneri dan pelatih tim nasional Rusia, yang mengontrol Setan Merah saat mereka mengukir 58 laga tanpa kekalahan pada periode 1991-1993, mengatakan Kaka mewujudkan semangat Milan.
“I Rossoneri tampil buruk, tapi hasrat yang kita lihat kemarin adalah yang tepat, dengan pemain bintang seperti Kaka, yang menjadi panutan dan membawa semangat Milan lama,” kata Capello.
“Pemain Brasil ini membawa tim dalam pundaknya, memberikan kehidupan di ruang ganti dan mental kemenangan Milan.”
"Wojciech Szczesny Takjub Dengan Performa Aaron Ramsey"
Kiper Arsenal Wojciech Szczesny mengaku kagum dengan penampilan cemerlang Aaron Ramsey yang terus konsisten sejak awal musim ini. Terakhir, sang gelandang mencetak dua gol melawan mantan klubnya, Cardiff City, Sabtu (30/11).
Kemenangan itu membuat The Gunners mantap di puncak klasemen Liga Primer Inggris dengan keunggulan empat poin dari rival terdekatnya, Chelsea. Szczesny pun menganggap penting kontribusi Ramsey yang sejauh ini sudah mencetak 13 gol dan lima assist dalam 21 penampilannya.
“Semuanya jelas, jika ada seorang pemain yang bernafsu mencetak gol, maka dialah Aaron. Saya rasa, dia berlaku benar ketika tidak melakukan selebrasi [ketika melawan Cardiff]. Kami sangat senang dengannya. Saya harap dia terus melanjutkan performa ini,” papar Szczesny.
“Apakah dia pemain terbaik di EPL? Saya tak peduli dengan hal itu asalkan dia bermain bagus dengan tim. Saya dibuat kagum olehnya. Kami tahu bahwa dia bisa tampil bagus. Dengan catatan gol sebanyak dirinya, striker mana yang tidak senang. Dia sangat bagus,” pungkas kiper Polandia ini.
Kemenangan itu membuat The Gunners mantap di puncak klasemen Liga Primer Inggris dengan keunggulan empat poin dari rival terdekatnya, Chelsea. Szczesny pun menganggap penting kontribusi Ramsey yang sejauh ini sudah mencetak 13 gol dan lima assist dalam 21 penampilannya.
“Semuanya jelas, jika ada seorang pemain yang bernafsu mencetak gol, maka dialah Aaron. Saya rasa, dia berlaku benar ketika tidak melakukan selebrasi [ketika melawan Cardiff]. Kami sangat senang dengannya. Saya harap dia terus melanjutkan performa ini,” papar Szczesny.
“Apakah dia pemain terbaik di EPL? Saya tak peduli dengan hal itu asalkan dia bermain bagus dengan tim. Saya dibuat kagum olehnya. Kami tahu bahwa dia bisa tampil bagus. Dengan catatan gol sebanyak dirinya, striker mana yang tidak senang. Dia sangat bagus,” pungkas kiper Polandia ini.
Paul Scholes: Ryan Giggs Mungkin Main Hingga Usia 43 Tahun
Mantan gelandang Manchester United Paul Scholes tak memiliki keraguan bahwa Ryan Giggs, yang pekan lalu genap berusia 40 tahun, masih kuat untuk melanjutkan karirnya.
Dalam sebuah keterangan, Scholes meyakini Giggs bisa terus bermain di level tertinggi sepakbola paling tidak untuk tiga tahun ke depan.
“Dia [Giggs] selalu berkata bahwa ia akan bermain selagi ia masih bisa berkontribusi, dan tidak ada tanda-tanda kontribusinya akan memudar untuk saat ini,” ujar Scholes seperti dikutip dari Manchester Evening News.
“Saya yakin dia bisa bermain sampai usia 41, 42, bahkan mungkin 43 tahun. Selagi dia masih menginginkannya, maka ia masih akan bermain.
“Cara dia bermain, menguasai lini tengah, mengendalikan permainan, bisa membuat umpan, bisa bertahan, dan masih bisa berlari ke depan dan ke belakang sepanjang waktu jika ia menginginkannya.
“Saya pikir dia mampu melakukan itu.”
Langganan:
Postingan (Atom)


