Rabu, 04 Desember 2013

CATATAN: Ditekuk Athletic Bilbao, Segudang Masalah Barcelona Terungkap

Pasti lolos ke putaran kedua Liga Champions dengan status juara grup, ditambah jadi penguasa La Liga Spanyol dengan 40 poin dari kemungkinan 45, siapapun tidak akan berani menilai Barcelona sedang dilanda krisis.

Tetapi dua kekalahan beruntun dalam tempo lima hari sedikitnya telah mencoreng performa istimewa Barcelona musim ini. Dari bawah, retak-retak itu mulai naik ke permukaan dan sudah sepantasnya Gerardo Martino menambal dengan mendatangkan pemain baru di bulan Januari.

Daftar panjang cedera pemain jadi alasan kekalahan 2-1 dari Ajax Amsterdam di Liga Champions. Di akhir pertandingan cemas bukan pilihan kata bagi Azulgrana menyikapi kegagalan mengejutkan tersebut.

Meski demikian, pada saat itu Martino marah besar timnya tampil buruk di ibu kota Belanda dan menegaskan mereka harus memperlihatkan respon positif melawan Athletic Bilbao. Bos Argentina memastikan setiap pemainnya mengerti betul semua ucapan yang dikeluarkan soal performa di bawah standar dan mengutarakan keyakinan Azulgrana bakal bangkit di San Memes yang bakal dijadikan bukti episode di Amstedam hanyalah sebuah 'kecelakaan'.

Apa yang terjadi kemudian? Kilat ternyata menyambar dua kali di tempat sama! Gol Barca di pertengahan pekan tercipta melalui titik putih dan di akhir pekan lalu raksasa Catalan gagal mencetak gol bahkan jarang mengancam. Neymar yang di awal musim begitu menjanjikan diharapkan terus berkembang sekaligus sanggup menutup lubang absennya Lionel Messi namun ternyata aksinya menurun seperti halnya rekannya yang lain. Barca kesulitan melawan tim yang mengandalkan kekuatan fisik.

Bintang Brasil ini dijatuhkan di luar kotak penalti oleh Ander Iturraspe dan Barca meminta wasit mengeluarkan gelandang Athletic. Tetapi juru adil hanya mengeluarkan kartu kuning yang membuat jajaran Catalan marah. "Wasit tidak melakukan pekerjaan dengan benar - seharusnya kartu merah," klaim Sergio Busquets. Neymar hampir mencetak gol di babak pertama namun digagalkan Gorka Iraizoz, dan hingga akhir pertandingan mantan pemain Santos ini gagal menghadirkan kontribusi besar yang dibutuhkan tim.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar